Pulau Berhala, Destinasi Wisata Dengan Cerita Mistis nan Eksotis di Sumatera Utara

  • Whatsapp

Mungkin nama Pulau Berhala agak asing di telinga Anda. Ya, pulau ini memang tak se-terkenal Pulau Bali atau Lombok dan lainnya. Tapi, keadaan alam di pulau ini tak kalah eksotisnya. Pasir putih yang halus, hewan-hewan yang dilindungi juga hutan-hutan belukar. Yakin tak mau berkunjung ke sini?

Asal Usul Nama Berhala

Read More

Pulau Berhala ini terletak di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Tepatnya di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. Sebagai pulau terluar, tentu saja pulau ini dijaga oleh Prajurit Marinir. Tapi Anda tenang saja, asal sudah memenuhi persyaratan, mereka tak akan mengganggu liburan Anda.

Asal nama Berhala sendiri menurut cerita ada dua versi. Versi pertama adalah merujuk pada kisah Putri Hijau dari Kerajaan Deli yang diculik seseorang dan dibawa ke sini. Putri tersebut akhirnya berhasil diselamatkan adiknya sendiri yang berwujud seekor naga. Naga inilah yang diberhalakan. Pulau ini sempat menjadi tempat pemujaan karena alasan tersebut.

Versi kedua, nama berhala dirujuk pada makam dan tapak kaki Datuk Paduko Berhalo di pulau tersebut. Beliau adalah salah satu raja yang terkenal dalam masa pemerintahan kerajaan melayu. Tapi, disarankan Anda untuk tidak mencari makam tersebut karena makam dan tapaknya berada di tengah hutan.

Snorkeling dan Diving

Pulau ini dikenal dengan hutan-hutan berbukit dan pohon-pohonnya yang tinggi. Namun, tetap ada bagian kosong di pesisirnya yang berisi pasir putih yang halus. Airnya berwarna biru bergradasi. Bening dan jernih pula sehingga Anda dapat melihat terumbu karang dari atas dermaga.

Bagi Anda yang bisa berenang, tak ada salahnya mencoba ber-snorkeling atau diving. Sedikit agak ke tengah, Anda akan menemukan banyak ikan berwarna-warni yang terlihat sangat cantik. Ditambah dengan eloknya terumbu karang memastikan Anda memperoleh pemandangan yang indah tiada duanya.

Rute dan Biaya

Untuk bisa berkunjung ke sini, Anda hanya bisa memilih antara menggunakan perahu nelayan atau kapal travel. Jaraknya yang jauh dari Pelabuhan Tanjung Karang bisa memakan waktu empat jam jika menggunakan kapal boat. Tapi, jika menggunakan kapal nelayan, waktu yang ditempuh bisa lebih lama. Sekitar 6-8 jam.

Untuk wisatawan yang ingin bertandang ke sini sebaiknya berangkat dengan grup wisata. Selain lebih murah, Anda juga akan lebih aman karena terkadang ombaknya sangat tinggi. Disarankan pula untuk datang bersama rombongan untuk lebih menghemat biaya. Biasanya, jika menggunakan trip wisata, Anda hanya perlu membayar Rp. 490.000 untuk pulang pergi.

Mau wisata hemat dan nyaman tapi yang pasti tidak mainstream? Anda bisa mencoba wisata ke sini, Pulau Berhala. Selain dapat bertemu hewan langka seperti berbagai jenis penyu yang dilindungi, biawak serta rusa, Anda juga bisa berfoto ria layaknya berada dalam film Laskar Pelangi. Ya, di sini juga tersedia batu dengan ukuran raksasa yang instagenic.

Related posts